From Rose, With Love

oleh Rose Chen

Waktu bagaikan pasir, yang merembes keluar dari genggaman kita. Tinggal beberapa hari lagi tahun 2013 akan berakhir. Ada yang bertanya, apa yang telah anda lakukan selama tahun 2013? Apa yang anda rencanakan untuk tahun depan? Bagi saya, tidak ada yang spesial, tidak tahu, saya jalani saja. Masa lalu, tidak perlu disesali. Masa depan, tidak perlu ditakutkan. Masa kini, jalani saja.

Tentu saja, itu bukan berarti kita boleh hidup asal-asalan. Masa depan tetap harus direncanakan, harapan tetap harus ada. Motivasi tetap diperlukan.

Sebelum tahun berakhir, ijinkanlah saya berbagi kesederhanaan pikiran, kemurnian cinta,  dan keindahan harapan. Sebelum itu, ingatlah, jangan terlalu serius, tersenyumlah bila ada humor terselip di manapun, sekecil apapun; karena hanya itulah, yang bisa membantu mempertahankan ke‘eling’an kita. 🙂

1. Kalau kamu belum menikah, atau mau menikah, ingatlah nasehat dari Rose Chen. Perjanjian pra nikah itu sangat perlu! Salah satunya : Jangan, jangan , jangan pernah putusin internetku. 🙂

wifi

2. Jangan percaya kalau orang bilang, mamamu lebih sayang adikmu karena dia dikasih paha ayam, sedang kamu hanya dapat punggungnya. Yang betul dia lebih sayang kamu karena kamu lebih baik dan tidak picky eater.

3. Kalau kamu wanita, investasi celana dalam yang seksi. Biar gak ada yang lihat, tapi kamu tahu dan itu bikin kamu percaya diri. Cewe yang percaya diri itu seksi, apalagi kalau gak pakai celana dalam. Go commando kata orang sana. Yang ini, nasehatnya harus dipilih satu kalimat saja. Kalimat yang benar adalah, pupuklah rasa percaya diri dengan memiliki semua pengetahuan yang dapat dijejali ke dalam otakmu.

4. Don’t be afraid of going slowly, be afraid only of standing still. Biarpun lambat, majulah terus. Itu nasehat dari Om Turtle.

turtle

5. Whatever doesn’t kill you just makes you madder. Jadikanlah kegagalan sebagai pemicu untuk semakin menggila… dalam arti, menggebu-gebu menggapai sukses.

6. Kamu tak buru-buru, belum tentu orang lain juga. Jangan karena dari jauh lihat lampu masih merah, kamu pelankan mobilmu. Mungkin ibu yang dibelakangmu tadi pagi tak sempat sarapan karena anaknya mencret hingga keluar dari diapernya dan mengenai baju kerjanya. Dia terpaksa ganti diaper itu dan pakaiannya. Antar bayinya ke rumah mertuanya, baru berangkat kerja. Dia membutuhkan waktu berhenti di lampu merah itu untuk menghabiskan sarapannya.

eat in car

7. Kalau kamu seorang suami. Hargailah istrimu apalagi bila dia juga bekerja sebagai tukang cuci gosok di rumahnya sendiri. Baliklah pakaianmu sebelum melemparnya ke keranjang cucian, celana dalammu, dan kaus kakimu juga. Jangan lempar kaus kakimu atau celana dalammu masih dalam bentuk bola atau donat. Kalau kamu sendiri jijik, apalagi orang lain. Itu tak respek namanya.

dirty_socks

8. Jika kamu seorang pria, belajarlah membuat beberapa masakan, karena : a. Tidak ada yang lebih memuakkan bagi wanita, selain seorang pria yang menganggap bahwa memasak adalah kerjaan wanita. b. Tidak ada yang lebih seksi (bagi seorang wanita) daripada melihat seorang pria sedang memasak. c. Mungkin satu waktu kamu harus hidup sendiri.

cook

guy cook

9. Telepon ibumu. Kalau perlu tulis di to-do list.

call

10. Jangan, jangan, jangan menghakimi siapapun. Selalulah mencoba mengerti. Dia punya sepasang kaki yang lain, memakai sepatu yang berbeda. Jalan yang telah dia lalui tidak sama dengan jalan yang pernah kamu lalui. Temannya mengarungi hidup bukan temanmu melewati hari. Tentu saja kemana dia melangkah, tidak bisa kamu katakan salah atau benar.

Bonus :  Mau nulis sesuatu untuk impress orang tapi gak pandai ngarang? Copas aja ini:

Wanita yang dicintai seorang pria itu bisa diibaratkan barang antik yang dia pajang di museumnya, dalam etalase kaca, yang tegak sendiri di tengah ruangan kosong. Di dinding kaca diberi catatan : Jangan Disentuh.

Etalase kaca itu dilindungi sistem security canggih, infra red, alarm yang langsung terhubung ke telepon kantor polisi dan agen sekuriti, kamera, dan ditambah lagi dengan body guard 24 jam.

Tak boleh disentuh, tak dijual, dijaga super ketat biar jangan sampai dicuri. Tapi dia juga bangga memilikinya, ingin memamerkannya, ingin orang lain mengelilingi etalase itu mengaguminya, memujanya sambil memupuk rasa iri, mengharapkan, bahwa mereka juga memilikinya, yang mana, sebenarnya, memang sudah.

antik

Selamat tahun baru 2014!!! Cheers! Semoga tahun 2014 membawa impian kita semakin dekat lagi kepada kenyataan.

Pictures are from unknown source in internet. If you own it, let me know so I can give credit where the credit is due. 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s