PARIS – HARI KEDUA DAN KETIGA

oleh Rose Chen

Hari kedua (Rabu, 23 Juli 2014) 

VERSAILLES — termasuk UNESCO’s World Heritage.

Low Season (LS)  : 1 November –  31 Maret. High Season (HS) : 1 April – 31 Oktober

Jam buka istana, Trianon dan Estate of Marie-Antoinette : Setiap hari kecuali Senin dan hari libur.

Istana : LS: 9.00 – 17.30      HS :  9.00 – 18.30

Trianon dan Estate of Marie-Antoinette : LS :  12.00 – 17.30     HS :  12.00 – 19.30

Jam buka taman : Setiap hari  LS : 8.00 – 18.00      HS : 8.00 – 20.30

Tiket Versailles termasuk dalam Paris Museum Pass dan Le Passepot pass. Bila tidak memilikinya, harga tiket adalah :

Istana : 13,50 Euro  (Chapel, Opera House, King’s ang Queen’s State Apartments)

Domaine de Marie-Antoinette : 9 Euro (Queen’s Hamlet, Grand dan Petit Trianon)

Atau bisa juga sebelumnya membeli Le Passeport yang berlaku satu hari. Harganya untuk HS: 20 Euro, 25 Euro untuk Sabtu – Minggu.  LS: 16 Euro. Le Passport bisa dibeli di internet, toko-toko FNAC yang banyak tersebar di Paris, di Museum Louvre atau di Versailles itu sendiri.

Untuk mencapai Château de Versailles, anda harus naik RER C.

Datanglah lebih pagi untuk menghindari antrian panjang di istana. Jika anda datang sebelum jam buka (9.00), langsung berdiri dalam antrian masuk istana, setelah itu baru melihat taman dan yang lainnya. Bila anda datang saat antrian telah panjang sekali, lebih baik berkeliling taman dan Trianon dulu, baru kembali untuk melihat istana.

20140723_150644

Begitu di dalam taman, kita bisa membeli tiket mini train untuk mengelilingi Versailles. Dengan memperlihatkan tiket (pulang pergi) tersebut, kita bisa naik dan turun di pemberhentian di mana saja yang kita sukai. (Namanya saja train, tapi bukan berjalan di atas rel kok…)

20140723_135941

Foto diambil dari dalam mini train.

Sejarah Singkat Versailles

Versailles terletak kira-kira 20 km sebelah barat daya Paris. Pendiri pertama istana Versailles adalah Raja Louis XIII dan kemudian dikembangkan hingga menjadi salah satu dari istana-istana terbesar di Eropa oleh pewarisnya, Louis XIV.

Louis XV membuat beberapa perubahan lagi termasuk membangun Petit Trianon. Pewarisnya, Raja Louis XVI kemudian melanjutkan pembangunan dan dekorasi istana yang belum selesai.

Pada waktu Revolusi Perancis berlangsung (1789 – 1799), keluarga istana terpaksa pindah ke istana Tuileries. Istana Versailles pada masa awal revolusi ini dirawat oleh penduduk Versailles. Masa-masa selanjutnya dalam kekacauan politik Perancis, istana Versailles mengalami perpindahan tangan berkali-kali termasuk benda-benda berharga di dalamnya yang sebagian dititipkan di Museum Louvre.

Pada masa Napoleon berkuasa sebagai Kaisar pertama, istana Versailles kembali menjadi pusat pemerintahan. Napoleon memilih tinggal di Grand Trianon, bukan di kastil Versailles.

Pada tanggal 3 Januari 1805, Paus Pius VII mengunjungi penobatan Napoleon dan memberkati massa dari balkon Hall of Mirrors.

 Apa saja yang bisa dilihat di Versailles?

Paling sedikit, sediakan waktu satu hari penuh untuk Versailles!

20140723_160527

 Grands Appartements : tempat tinggal resmi raja dan ratu.

20140723_150240

King’s and Queen’s Private Apartments : disediakan untuk pemakaian pribadi raja dan ratu.

Hall of Mirrors : Ruangan yang paling terkenal dalam istana Versailles. Didirikan tahun 1690, ruangan ini banyak ditiru bangunan-bangunan lain di seluruh dunia. Total ada 357 cermin dalam ruangan sepanjang 73 m ini. Di ruangan ini Treaty of Versailles ditandatangani pada tahun 1919 untuk mengakhiri Perang Dunia I.

20140723_152405

Chapel : Chapel yang ada sekarang didirikan oleh Louis XIV dengan menggunakan arsitektur French Baroque yang sangat indah.

L’Opéra : Dibangun oleh Louis XV, selesai tahun 1770. Dibuka pada acara pernikahan Louis XVI dengan Marie-Antoinette.

Museum Sejarah Perancis : Dibangun pada pertengahan abad 19 oleh Louis-Phillippe I. Di dalamnya terdapat banyak koleksi lukisan dan patung yang menggambarkan perjalanan sejarah Perancis hasil karya artis ternama seperti : Delacroix, François Gérard dan juga Pierre-Auguste Renoir.

Gardens : Hamparan taman istana dilengkapi dengan kolam dan pancuran serta patung-patung yang indah. Mungkin perlu seminggu untuk benar-benar menikmati keseluruhan Versailles. Download dan print peta Versailles, tandai tempat yang ingin dilihat agar perjalanan terencana dengan baik.

20140723_151653neptune

Neptune Fountain

20140723_111802

20140723_140203dragon

Dragon Fountain

Grand Trianon

Tahun 1668, Raja Louis XIV membeli Trianon dan mulai membangunnya dua tahun kemudian. Dalam perjalanan sejarahnya Trianon telah mengalami beberapa kali perbaikan dan pernah ditempati oleh beberapa raja dan tamu istana.

Pada masa Revolusi Perancis (1789), Grand Trianon dibiarkan terbengkalai. Napoleon kemudian tinggal di sana bersama istri keduanya Marie Louise dari Austria.

Tahun 1920, Grand Trianon menjadi tuan rumah penandatanganan Treaty of Trianon yang sampai saat ini bagi rakyat Hungaria adalah kenangan terburuk sejarah nasional mereka karena perjanjian itu membuat mereka kehilangan dua pertiga tanah Hungaria.

Karena pertimbangan waktu, kami tak mengunjungi Grand Trianon.

20140723_134319

Gerbang Grand Trianon

Petit Trianon

Petit Trianon merupakan bagian dari taman Grand Trianon yang didirikan antara 1762 – 1768 oleh Louis XV untuk selirnya Madame de Pompadour walaupun akhirnya tidak kesampaian karena de Pompadour keburu meninggal sebelum pembangunannya selesai. Raja Louis XVI pada tahun 1774 yang baru berusia 20 tahun memberikannya kepada istrinya yang berumur 19 tahun, Marie Antoinette. Bagi Marie Antoinette, Petit Trianon adalah istana pribadinya, di mana dia ‘melarikan diri’ dari tekanan sebagai ratu di istana Versailles.

20140723_125801

20140723_181227

20140723_181429

Tips lebih lengkap berkunjung ke Versailles dapat anda baca di sini.

Hari Ketiga (Kamis – 24 Juli 2014)

Musee National du Moyen Age (Thermes de Cluny) 

Buka : Setiap hari kecuali Selasa : 9.15 – 17.45

Tiket : Jika tak memiliki Museum Pass – 8 Euro. Gratis  setiap hari Minggu pertama.

Sediakan tiga jam untuk menikmati museum ini.

Hotel de Cluny pertama kali dibangun tahun 1334 di atas bekas pemandian Gallo-Roman abad ketiga (Thermes de Cluny) sebagai tempat tinggal pemimpin agama. Mary Tudor, setelah kematian suaminya Louis XII tahun 1515 pernah juga tinggal di bangunan ini. Pada abad 18, menara Hotêl de Cluny dijadikan sebagai observatorium oleh astronom Charles Messier.

Tahun 1843 Hotel de Cluny dijadikan museum untuk umum.

Di dalam museum kita bisa melihat banyak patung kuno (mulai dari abad ketujuh) dan berbagai ukiran dari emas, gading serta barang antik lainnya.

20140724_092117

20140724_092227

20140724_092253

20140724_092801

Puing-puing dari Katedral Notre Dame yang rusak juga disimpan di sini.

20140724_093059

The Lady and the Unicorn adalah nama enam permadani yang terbuat dari wol dan sutera sekitar tahun 1500an. Permadani ini banyak disebut dalam literatur Perancis. Gambaran seorang wanita dan unicorn (kuda bertanduk tunggal dalam dongeng) yang unik ini membangkitkan berbagai interpretasi. Disetujui bahwa lima permadani menggambarkan panca indera, tetapi permadani keenam ‘My Only Desire’, agak membingungkan. Keenam permadani yang dibuat pada masa antara abad pertengahan dengan era Renaissance ini sering muncul dalam dunia puisi karena temanya yang menarik, membaurkan kenyataan dan khayalan, menyatukan marcapada (sekuler) dengan mayapada (spiritual).

20140724_094118

20140724_094624

Santa Barbara 1515

(melihat patung ini temanku nyeletuk, ‘Pantesan boneka Barbie cantik, ternyata Santa Barbara cantik sekali.’ …hahaha)

Berkunjung ke museum ini, kita seakan dibawa berlayar dengan kapal waktu kembali ke abad pertengahan, merasakan kehidupan masa itu, piring dan vas porselin yang indah, sisir yang digunakan, duduk di kursi dalam katedral Notre Dame, melihat langsung patung-patung dan salib.

20140724_100139

Sumur abad pertengahan di depan museum.

20140724_100938

Gedung Cluny berarsitektur Gothic abad 15.

Dari sini kami naik RER C ke:

Musee d’Orsay

Buka setiap hari kecuali Senin, 1 Mei dan 25 Desember : 9.30 – 18.00. Kamis buka hingga 21.45.

Terletak ditepi sungai Seine, Museum d’Orsay berdiri megah dengan kedua jam raksasa yang juga berfungsi sebagai jendelanya.

20140724_110003

20140724_110102

20140724_110253

20140724_112358

Miniatur museum d’Orsay.

Jika saya diberi kesempatan untuk mengunjungi satu museum saja di Paris, maka saya akan memilih museum ini. Museum yang sangat indah baik isi maupun bangunannya ini pada awal tahun 1970an pernah hampir hancur tapi kemudian diselamatkan oleh Presiden Georges Pompidou dan dibuka kembali pada tahun 1986.

20140724_163145

Mulailah menikmati museum dari lantai teratas (lantai 5) dan kemudian turun menjelajahi  tiap lantai sampai lantai pertama karena lukisan-lukisan terbaik ada di lantai lima. Karya-karya penting Monet, Degas, Pissarro, Sisley, Renoir, Cézanne dan van Gogh (Starry Night over the Rhone) bisa ditemukan di sini.

20140724_113917

Jangan lupa melihat keluar melalui jam dinding raksasa. Anda dapat melihat Montmartre dan Sacre Coeur dari jendela ini.

20140724_113509

Selain itu di lantai teratas ini juga ada kafe yang nyaman (bila anda punya budget yang cukup untuk bermewah-mewah menikmati makan minum di dalam museum ini…hehehe).

20140724_115820

Selain lukisan, dalam museum ada perabot dan berbagai pajangan antik (di lantai dua) serta patung-patung indah karya Delacroix, Ingres, Toulouse-Lautrec dan lain-lain (di lantai satu). Sayang sekali kita tidak boleh memotret karya seni dalam museum ini. Tetapi jangan khawatir, buku dengan gambar isi museum yang indah tersedia di toko di lantai dasar. Jauh lebih indah daripada kalau kita memotret sendiri.

Tujuan berikut adalah Palais Royal. Untuk ini kami naik metro M12 dilanjutkan dengan M1.

Palais Royal

Didirikan sebagai Palais-Cardinal (tempat tinggal pribadi Cardinal Richelieu) pada tahun 1633, tapi kemudian berubah nama menjadi Palais Royal setelah kematiannya dan diambil alih oleh Raja Louis XIII. Kini lantai dasarnya menjadi pusat administratif antara lain sebagai kantor Kementerian Kebudayaan dan Perpustakaan Nasional (dengan lebih dari 14 juta buku). Di dalamnya ada Comédie Française (teater nasional) yang merupakan simbol drama klasik Perancis.

20140724_190206

Buren’s Column di halaman teater

20140724_190618

Dari Palais Royal kami naik M1 (atau bila anda mau, bisa jalan kaki) ke :

Hotel de Ville

Buka : Setiap hari kecuali Minggu dan hari libur, 10.00 – 18.00

Sejarah Hotel de Ville sebagai pusat pemerintahan kota Paris berawal dari abad ke 14 dan sejak itu menjadi saksi berbagai peristiwa besar di kota Paris. Tahun tahun 1792, guillotine (alat pemenggal kepala) dipasang dan memakan banyak korban pada masa Revolusi Perancis. Setelah revolusi, Republik Perancis yang ketiga diproklamirkan di sini pada tahun 1870. Tahun 1871, Hotel de Ville  musnah terbakar dan kemudian dibangun ulang dengan gaya neo-renaisans pada tahun 1873 (selesai 1892) oleh arsitek Théodore Ballu dan Edouard Deperthes. Charles de Gaulle menyampaikan pidatonya yang terkenal pada tanggal 25 Agustus 1944 di bangunan ini.

Bekas walikota Paris, seorang sosialis dan pemimpin pertama yang mengaku gay, Bertrand Delanoë, ditikam di bangunan ini pada tahun 2002 (tidak meninggal).

Dari Hotel de Ville kami berjalan menuju :

Cathedral Notre Dame

Katedral Notre Dame menduduki ranking ke 9 dari 730 tempat wisata di Paris . Katedral yang selesai dibangun tahun 1345 ini memiliki 387 anak tangga berbentuk spiral menuju puncak katedral. Sewaktu menaiki tangga ini kita bisa melihat loncengnya yang terkenal dan dari atas, kita bisa menikmati kota Paris.

20140724_184546 copy

20140724_175538Apa yang istimewa yang harus diperhatikan waktu mengunjungi katedral ini? Tentu saja kesepuluh lonceng dan organnya yang unik!

Baca dan lihat gambar lonceng dan organ yang indah itu lebih lengkap di sini.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s