PARIS – HARI KELIMA

oleh Rose Chen

26 Juli 2014. Sabtu

Paris really is a beautiful city, I will come back any time! Oh… sorry… lupa saya lagi nulis blog… melihat-lihat kembali foto perjalanan di Paris membuat saya sadar, I left my heart in Paris…

Banyak jalan kecil seperti ini… duh… rasanya romantis sekali.

image_5-2

Paris bukan tempat menikmati pemandangan alam, di Paris anda menikmati arsitektur dan jalanan yang bersih (Bila anda melihat daerah yang agak kotor, itu bukan perbuatan penduduk Paris sendiri, Berlin jauh lebih kotor).

image_3-3

Agar penumpang tidak terjatuh ke rel kereta.

image_1-3

Palais de Chaillot

Palais de Chaillot terletak di depan menara Eiffel. Bila anda punya waktu, alangkah baiknya bila bisa menikmati kedua tempat ini di siang dan juga malam hari.

Anda dapat mencapai Palais de Chaillot dengan naik Metro ke arah Trocadéro. 

Buka : Senin – Jumat — 09.45 – 17.15.   Sabtu – Minggu —10.00 – 18.30. Hari libur tutup

Tiket Museum 7 Euro atau dengan Museum Pass.

Palais de Chaillot merupakan dua bangunan berdampingan dengan daerah kosong di tengah di mana turis bisa melihat pemandangan kota yang indah dengan menara Eiffel yang berdiri megah. Ada patung Apollo dan Hercules berdiri di depan kedua bangunan tersebut. (Maafkan foto yang kurang sempurna ya… hehehe, yang penting ada bayangan bagaimana bentuk bangunannya toh.)

image_5-1

Di belakang bangunan ada Aquarium Cinéaqua yang katanya berisi 10.000 ekor ikan. Tiket masuknya 20,5 Euro. Tidak bisa menggunakan Museum Pass. Ingatlah yang satu ini : saya sangat tidak menganjurkan anda untuk mengunjungi akuarium ini. Alasannya : terlalu mahal untuk akuarium sekecil itu. Lebih baik anda berjalan-jalan menikmati Trocadero gardens seluas empat hektar di sekeliling bangunan ini dan kolam dengan pancuran air terbesar di Paris di tengahnya.

image_4-1

image_3-1

image_2-1

Musee de l’Homme adalah museum dengan tema maritim yang baru akan dibuka tahun 2015.

Setelah puas anda bisa menyeberangi jalan menuju menara Eiffel. Sebelumnya, sempatkan mengunjungi Museum of Architecture yang berisi miniatur arsitektur Perancis mulai dari abad pertengahan hingga abad ke 21. Selain itu ada 6000 patung dari segala periode dan 20.000 foto. Jika anda pecinta arsitektur, museum ini harus dikunjungi. Dua jam berlalu bagaikan dua menit.

image_4-2

image_1-2

image_2-2

image_3-2

Tour Eiffel

Jika anda bermaksud naik ke atas menara Eiffel, sebaiknya beli dan print tiket online di sini, karena tidak bisa menggunakan Museum Pass.

Dibangun pada tahun 1889 oleh Gustave Eiffel dengan ketinggian 324 m, menara Eiffel adalah bangunan tertinggi di Paris dan merupakan salah satu monumen yang paling dikunjungi di dunia. Anda bisa memilih naik ke atas tetapi menurut saya, melihat dari luar jauh lebih indah. Lagipula, terlalu banyak pengunjung berdesak-desakan dan banyak copet. Anda harus meluangkan waktu untuk melihat menara Eiffel di malam hari!

image_2

Beristirahat baring dan makan siang di taman yang ada dekat menara.

1

Hotel National des Invalides (Army Museum) 

Untuk mencapai museum ini kami berjalan 19 menit dari menara Eiffel. Dalam Museum ada koleksi peralatan perang dan seragam tentara dari Perang Dunia I dan II. Juga Makam Napoleon.

image_2-3

image_4-3

image_5-3

image_2-4

image_1-4

Sebelah bawah adalah peti mati Napoleon

image_3-4

Dari sini kami berjalan kaki 5 menit ke museum Rodin

Museum Rodin 

Bangunan museum adalah bekas tempat tinggal pematung terkenal Auguste Rodin yang memamerkan karya-karyanya seperti patung ‘The Kiss’. Selain karya Rodin, juga ada karya murid dan kekasihnya, Camille Claudel. Selain itu ada lukisan karya Monet, Renoir dan Van Gogh yang merupakan koleksi pribadi Rodin.

image_4

image_5

Di luar ada taman mawar yang indah dengan latar belakang puncak mas Les Invalides. Juga ada banyak patung termasuk ‘The Gates of Hell’ dan ‘The Thinker’.

image_1-1

Gerbang hitam di kanan gambar adalah ‘The Gates of Hell’

image_3

Patung ‘The Thinker’ di tengah taman Rose dan puncak Les Invalides

image_1-1

Dari Museum Rodin, kami ke Sainte Chapelle. Sayang sekali RER C sedang dalam perbaikan sehingga setelah beberapa lama berputar-putar kami tiba di sana terlambat karena gereja tutup jam 6. Bila anda mempunyai waktu boleh mengunjungi gereja yang dibangun pertengahan abad 13 oleh Louis IX ini. Terletak di tengah Palais de la Cite, gereja ini dibangun dengan arsitektur gothic untuk keluarga kerajaan.

image_1

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s