Arsip Kategori: Hidup Sehat

AKU INGIN TAMBAH TINGGI

oleh Rose Chen

Jika aku diberi kesempatan mengajukan satu saja permintaan kepada jin, aku ingin lebih tinggi. Jika boleh, tambah 15 cm; jika tidak, 10 juga okay, masih tak boleh? 5 cm sajaaa deh…

Banyaknya orang yang ingin menambah tinggi badan membuka peluang bagi para penipu untuk mendapatkan uang. Segala cara ditawarkan dan dijanjikan akan memberi hasil yang menakjubkan. Mulai dari obat, alat, diet sampai olah raga tertentu.

Semuanya bohong, bahkan bisa membahayakan. Pil yang mengandung hormon bisa mengacaukan sistim endokrin (hormonal) dalam tubuh kita. Berbagai hal bisa terjadi, wanita mungkin tiba-tiba jadi berkumis, laki-laki bingung kenapa tiba-tiba sudah punya payudara. Berhati-hatilah mengkonsumsi obat-obatan yang tak jelas. Bukannya tambah tinggi, malah jadi kena penyakit kanker. Diet mungkin akan merampingkan sehingga kelihatan lebih tinggi, tapi tidak benar-benar memanjangkan tulang.

Tinggi badan kita ditentukan banyak faktor. Yang terutama adalah keturunan. Jika orangtuamu pendek, tapi kakek atau nenekmu tinggi, masih ada harapan kamu lebih tinggi dari orangtuamu.

Kita berhenti bertumbuh pada usia sekitar 20an (berlainan pada setiap individu) dengan pengecualian pada penyakit-penyakit tertentu yang sangat jarang ditemukan. Setelah kita berhenti bertumbuh, apapun pil yang kita makan tak akan menambah tinggi badan kita. Satu-satunya cara adalah operasi, tapi ini operasi yang sulit dan seperti operasi lain, juga ada resikonya. Selain itu, dokter tidak akan melakukan operasi ini tanpa indikasi yang sangat penting.

Faktor lain adalah nutrisi. Nutrisi seimbang penting untuk pertumbuhan tulang dan otot. Tentu ini bagi yang sedang bertumbuh. Yang sangat penting adalah protein, kalsium dan Vitamin D yang cukup. Tidak ada makanan ajaib yang dapat menambah tinggi badan begitu kita berhenti bertumbuh.

Karena itu bagi yang belum berhenti bertumbuh, hargailah periode yang singkat ini dengan menghindari hal-hal yang mencegah pencapaian tinggi maksimum kamu.

1. Jangan merokok dan memakai obat terlarang.

2. Tidur sebelum jam 11 malam. (Oh… aku tak pernah tidur sebelum jam 12… aku terus tambah tinggi kok… Ya! Seharusnya kamu bisa jadi 175 cm, tapi karena kebiasaanmu itu akhirnya kamu hanya 165 cm)

3. Usahakan sebanyak mungkin variasi makanan sehat.

4. Olahraga secukupnya.

Bagaimana Olahraga Yang Tidak Baik?

1. Yang tidak ada perubahan. Seperti makanan yang bervariasi agar memperoleh nutrisi yang memadai, demikian juga jenis olahraga yang berbeda setiap minggu sangat baik supaya berbagai bagian tubuh mendapat manfaatnya.

2. Yang tidak disertai peralatan yang aman. Bila tidak ingin kaki cedera, pakailah sepatu khusus untuk olahraga tertentu seperti sepatu untuk lari, sepatu untuk bermain bola basket.

3. Yang dilakukan dengan tehnik yang salah. Lari, naik sepeda, yoga, pilates, angkat berat dan lain-lain, jika tidak dilakukan dengan benar, akan menyebabkan cedera.

4. Yang melewatkan pemanasan, cool down dan stretching. Setidaknya lakukanlah beberapa menit pemanasan, ini akan meningkatkan peredaran darah serta melumasi sendi. Selain itu, otot yang tidak cukup panas tidak menyerap shock dan impact dengan baik (bayangkan ‘shockbreaker‘ pada mobil), akibatnya sendi gampang cedera. Cooling down penting supaya denyut jantung menurun secara perlahan hingga normal, bila tak dilakukan, bisa menyebabkan pusing dan bahkan pingsan. Stretching sewaktu otot masih panas dan elastis akan meningkatkan mobilitas sendi.

5. Yang berlebihan. Baik durasi, frekuensi maupun jenis olahraga. Untuk awal, 30 menit sudah cukup. Seminggu 2 kali dengan tenggang waktu untuk badan istirahat dan pulih. Setiap minggu naikkan durasi dan frekuensi perlahan-lahan. Semua bagian tubuh mulai dari jantung, paru-paru, otot, tulang, perlu menyesuaikan diri untuk kebiasaan olah raga ini. Olah raga yang high-impact (seperti lari, lompat, di mana satu atau kedua kaki kita terangkat dari tanah, lalu waktu mendarat, tubuh kita harus menyerap dampak hentakan itu), memberi stres lebih besar kepada sendi dan tulang. Karena itu, bila belum terbiasa olahraga, sebaiknya menghindari berlari dan melompat. Olahraga low impact yang bisa dipertimbangkan antara lain: berjalan, berenang dan bersepeda. Sementara itu kita bisa melatih otot tungkai agar kuat. Bila otot tungkai telah kuat, kita dapat berlari dan melompat dengan tenang. Angkat berat yang berlebihan bisa mencederai tulang. Lebih baik aman daripada menyesal kemudian. Tulang belakang yang cedera sangat sulit pulih kembali.

Peningkatan frekuensi dan durasi olahraga, paling ideal adalah hingga sekali berolahraga 45 – 90 menit (termasuk warm up, cool down dan stretching). 4 – 5 kali seminggu.

Aku tidak bisa bertambah tinggi lagi, apa yang harus kulakukan?

1. Olah raga teratur memelihara kekuatan otot dan tulang. Tulang belakang yang kuat tidak mudah melengkung. Tulang yang melengkung membuat tubuh semakin pendek.

2. Kalsium dan nutrisi yang baik mencegah kerapuhan tulang.

3. Postur yang baik. Tubuh yang membungkuk kelihatan lebih pendek lagi. Duduk dan berdiri dengan tegak tapi rileks, turunkan bahu, busungkan dada, tarik perut ke dalam, dan jangan tonggekkan pantatmu! (hehehe)

52b292a21547da39837d2fa5ae61ceb9

Trik Agar Terkesan Tinggi 

1. Ikat rambut lebih tinggi.

2484fe57164b3f60701e5a4742b5592e

2. Pilih sepatu yang : bagian depannya kecil (menutup jari kaki saja dan bukan sampai ke pergelangan kaki) dan yang berwarna muda, lebih baik lagi yang sewarna dengan kulit kita. Sepatu dengan ujung runcing juga memberi kesan tungkai lebih panjang.

cee26953e11c8d444fa28fd6e8480c46

3. Pilih rok yang panjang hingga pergelangan kaki atau pendek (asal tidak keterlaluan pendek). Hindari rok sebetis, terbuat dari bahan tebal atau terlalu banyak lipatan (memberi kesan berat dan menarik badan ke bawah).

4. Pilih warna atasan dan bawahan yang senada / sama. Hindari memakai pakaian yang terlalu besar hingga memberi kesan kita tenggelam di dalamnya. Pilih corak kecil.

2014-05-12-theshortmansguidetosummerdressing139948145132

(source)

5. Hindari celana panjang yang longgar dan lebar. Celana olahraga dengan garis di sisi memberi kesan tungkai yang lebih panjang. Pilih celana atau rok dengan pinggang tinggi.

9c22c335553e4118506caa77dbab8363

72dd3d39b3be6a2c21fff3d97ab4be55

6. Hindari ikat pinggang lebar.

7. Pakaian dengan kerah V dan corak garis vertikal memberi kesan tinggi.

f882fc0120715c9ca3525684b7387ee5

(source)

8. Pilih asesoris ukuran kecil. Tas, kacamata, kalung maupun syal yang terlalu besar, membuat kita kelihatan pendek.

9. Potong rambut lebih pendek lebih baik. Sedagu adalah ideal. Sebahu juga okay.

10. Pilih jaket atau cardigan yang tidak terlalu panjang.

dfd5f1be55a97ea668db0d1aabcbae78

Enaknya Jadi Orang Pendek.

44cb00cbecf4241e50b40ca6bb39ba9c

(sooo sweeet…)

 

Di tempat-tempat di mana orang jangkung harus merunduk-runduk, kita bisa jalan dengan anggunnya.

Duduk di dalam bus atau pesawat tidak menjadi masalah dibanding orang dengan tungkai yang panjang.

Kita tidak dimintai tolong untuk mengambilkan barang di rak yang tinggi.

Banyak orang terkenal yang pendek seperti Napoleon Bonaparte, Dolly Parton, Danny Devito, Yuri Gagarin, Yasser Arafat, Voltaire, Ludwig van Beethoven, Pablo Picasso, Harry Houdini, Diego Maradona dan Kim Kardashian!

88cb748b1ed76b2a808947c23672e4c4

Iklan